Fandoms
- PLAVE (Band) (9)
- NCT (Band) (3)
Recent works
-
Tags
Summary
Bagi Yejun, tidak ada satu hari pun dalam bulan ini yang bisa ia nilai sepuluh dari sepuluh. Ia baru saja mengecap putus yang amat menyedihkan di awal bulan, sedangkan Noah sudah melewati hal serupa dengan damai setengah tahun lalu. Jadi, ketika seorang perencana sejati seperti Yejun tiba-tiba impulsif dan hanya memberinya notifikasi empat puluh delapan jam sebelum mereka terbang ke Hokkaido di akhir pekan yang berharga, Noah tahu ia tak akan sampai hati menentang.
Atau barangkali memang tidak pernah ada yang lain bagi keduanya.
Series
- Part 3 of Adagio of fleeting memories
-
Tags
Summary
Kalimat terakhir Noah yang muncul di layar seharusnya hanya dipahami sebagai satu sapaan kasual yang biasa ia dapatkan sehari-hari. Namun, baru kali ini Yejun memikirkan tarikan gravitasi yang menopang kaki-kakinya begitu kokoh dan masih mengira-ngira apakah ia juga perlu sabuk pengaman melingkari pinggangnya. Untuk bersiaga saja, siapa tahu tiba-tiba ia jatuh bebas dengan kecepatan yang meningkat sekitar 9,8 meter per detik.
Atau segala yang berawal dari wawancara Yejun dengan Noah, berakhir dengan debaran yang melintasi jutaan kilometer di antara Bumi dan Mars.
-
Tags
Summary
Yejun pikir cinta adalah satu wujud yang identik dengan letupan-letupan — hal yang mungkin jauh dari kehidupannya. Namun, Yejun baru tahu ia juga terikrar dalam isyarat dalam diam dan hangat telunjuk yang gemetar di atas telapaknya.
Atau Yejun sadar Noah punya seribu cara untuk menunjukkan cintanya tanpa suara.Series
- Part 2 of Adagio of fleeting memories
-
Tags
Summary
Tapi jarak tidak melulu soal geografi. Antara Seoul dan Kyoto terasa lebih rapat dibandingkan sulitnya hari-hari kita yang sedikit demi sedikit lenyap beririsan. Aku bangun tanpa pesan selamat pagimu, aku perlahan lupa bagaimana suaramu saat mengantuk. Kita berhenti bicara bukan karena kamu marah padaku atau aku kecewa denganmu. Karena rasanya sulit untuk memecah sunyi yang menjalar di sela-sela delapan ratus kilometer itu.
Atau 5 kali Noah mengirim surel pada cinta pertamanya—setelah lebih dari satu dekade—dari berbagai belahan dunia dan 1 kali Yejun membalasnya.
-
Tags
Summary
Konversasi di antara mereka beralih jadi dangkal, penuh kekosongan alih-alih perasaan nyata. Noah tahu bagaimana Yejun mengatur ucapannya lebih terukur dan hati-hati setiap ada yang membebani. Lalu Noah menepisnya, berpikir pertengkaran dalam hubungan tidak pernah sepadan dengan risiko.
Namun, ia luput pada segala yang tidak terucapkan. Menumpuk, memperlebar jarak di antara mereka hingga dua minggu lalu Yejun akhirnya mengatakannya.Atau Yejun minta satu permintaan terakhir pada Noah sebelum mereka benar-benar berpisah dan Noah tidak mampu menolaknya.
Series
- Part 1 of Adagio of fleeting memories
Recent series
-
Summary
Little stories of fleeting moments in life: of love, of pain, of remembering, of forgetting, and everything in between.
Koleksi fanfiksi singkat Noah/Yejun (Noye/Nwagaeng) dengan word count <2000. Masing-masing cerita tidak berhubungan satu sama lain dan bisa dibaca sendiri-sendiri.
- Words:
- 4,235
- Works:
- 3

