Recent bookmarks
-
Tags
Summary
"Jadi pacarku, ya?"
"Nggak mau."
"Kita tunangan, deh, minggu depan. Nanti aku bilang ke Mama."
"Kubilang aku nggak mau."
"Kamu mau bulan madu ke mana?"
"Dasar orang gila."
"Kalau semua yang barusan itu dihitung, kamu udah nolak aku tiga puluh tujuh kali —itu kalau dihitung sama penolakanmu sejak kecil."
"Makanya berhenti biar jumlahnya nggak nambah lagi," tandas Jeongin sebal
Lima puluh tiga kali Seungmin ditolak saat ia meminta Jeongin menjadi pacarnya, jadi jelas tidak mungkin dia menolak Jeongin ketika justru pemuda itulah yang meminta (memaksa) Seungmin untuk jadi pacarnya.
-
Tags
Summary
"You look like a fairy like this!" I’yen joked, giggling as he adjusted the flower crown on top of Seungmin’s head, the older burying his face in his hands in a futile attempt to escape embarrassment. They sat opposite of each other, knees touching as they braided flowers together, the sun washing over them. It felt like a dream, one from which Seungmin never wanted to wake up.
Or: Seungmin meets a hybrid and doesn't want to let him go. Life has other plans.
Bookmarked by derh0
16 Jan 2026
Bookmarker's Notes
amo cuando lqs autores son crueles con mis sentimientos. váyanse todos a la vrga, ya me agüité💔💔

